Foto: Dok. Media Istiqlal

Renungan Fajar: Rasa Cinta kepada Rasulullah SAW melebihi Dunia dan Seisinya

Admin 26 Nov 2025 Warta Istiqlal

Dr. K.H. Ahmad Husni Ismail, M.A.

Mengutamakan mencintai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melebihi cinta duniawi adalah kewajiban setiap Muslim iman sempurna, sebagaimana dalam sabda baginda Rasulullah SAW:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ رواه البخاري

Artinya: “Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sehingga menjadikan aku lebih ia cintai dari orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia” 

Walaupun kita belum pernah bertemu Rasulullah SAW secara langsung, kita diwajibkan untuk menumbuhkan rasa cinta kita terhadapnya secara maksimal. Bagaimana agar iman kita sempurna dalam mencintai Rasulullah SAW? 

Salah satu cara menumbuhkan rasa cinta kita kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah dengan mengikuti ajaran-ajaran dan teladannya. 

Siapa yang bermimpi bertemu Rasulullah SAW, dapat dikatakan mimpi itu benar adanya. Hal ini dikarenakan keagungan, mulia, dan kesucian fisik Nabi tercinta tidak sanggup dijadikan serupa oleh jin, setan, dan iblis.

Sama halnya seperti memuliakan guru dan orang tua dalam menundukkan pandangan sebagai bentuk menghormatinya. Para sahabat Radhiallahu anhum memuliakan Rasulullah SAW dan mengisahkan yang diceritakan sahabat untuk kita tidak sanggup menggambarkan keagungan wajah Rasulullah SAW.

Selain mengikuti ajaran dan teladan Rasulullah SAW, kita juga diwajibkan mempelajari sejarah dan kisahnya agar kisah mulianya selalu berada di dalam ingatan kita dan meningkatkan kualitas bacaan shalawat agar bermimpi bertemu baginda Rasulullah SAW. 

“Dengan membaca sejarahnya kita mengenal sosok, perangai, pribadinya. Mengetahui beliau bersikap, bertindak, bertutur kata, dan ingin meniru teladan yang telah dicontohkannya,” kata K.H. Ahmad Husni.

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Bagaimana cara kita mendekatkan posisi kita di surga dengan Rasulullah SAW seperti jari tengah dan telunjuk? Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

نْ سَهْلِ بَْنِ سَعْدٍ رضي الله عنه قَالَ : قَالَ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئاً

Artinya: “Dari Sahl bin Sa’ad Radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya”. (HR al-Bukhari no. 4998 dan 5659)

Keutamaan Shalawat pada Hari Kiamat

Anjuran memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW pada hari kiamat adalah hal yang sangat istimewa. Shalawat dapat menyejukkan hati orang yang sedang emosi. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: “Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. Tirmidzi; hasan)

“Tidak ada amal dalam Islam yang dicontohkan langsung oleh Allah SWT dan para  malaikatnya kecuali shalawat,” terang K.H. Ahmad Husni.

 اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab [33] :66)

Dalam kisah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, selalu diingatkan oleh kesedihan dan kehilangan dari orang-orang terdekatnya. Begitupun jika kita menghadapi ujian berat, selalu ingat dan bandingkan dengan ujian yang diterima oleh Rasulullah SAW dan para nabi. 

K.H. Ahmad Husni berharap seraya berdoa agar para jamaah dan seluruh mukmin agar diberi hidayah, bimbingan, amal kebajikan dari Allah subhanahu wa ta’ala dan mengingatkan untuk selalu bershalawat kepada Baginda Rasulullah SAW.(TANZA/ Humas dan Media Masjid Istiqlal)


 

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.