Foto: Dok. Media Istiqlal

Kemenag Rilis Buku "Muslim Chaplaincy Indonesia", Untuk Kuatkan Layanan Pendamping Rohani Bagi Masyarakat

Administrator 22 Jul 2026 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Kementerian Agama memperluas ekosistem perawatan spiritual di berbagai sektor fasilitas publik, mulai dari lembaga pendidikan, kesehatan, militer, hingga pemasyarakatan, guna menghadirkan layanan pendampingan rohani yang profesional bagi masyarakat.

Penguatan layanan ini mengemuka seiring dengan peluncuran buku Muslim Chaplaincy Indonesia: Bimbingan Rohani Muslim Berbasis Profesional Arsitektur Rahmah dalam Ruang Publik karya Rhetno Arobiatul Jauzak, di VVIP Al Malik Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Hadir sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak sistem pendampingan spiritual profesional di Indonesia, buku ini merupakan wasilah penyediaan layanan bimbingan rohani yang inklusif dan terstandar. “Banyak individu membutuhkan ruang aman untuk berbagi kekhawatiran mereka, menemukan makna dalam hidup, dan memperoleh keteguhan spiritual saat menghadapi cobaan hidup. Disinilah kehadiran pelayanan rohani menjadi sangat relevan,” ujar KH Nasaruddin Umar dalam keterangannya dikutip dari Kemenag.go.id.

Menteri Agama mengatakan bahwa penyediaan layanan bimbingan rohani yang inklusif dan terstandar merupakan kebutuhan mendesak untuk merespons kompleksitas tantangan kehidupan modern di tengah masyarakat yang menghadapi krisis internal dan spiritual.

Praktik perawatan spiritual yang profesional tersebut berakar kuat pada teladan historis. Nilai-nilai pendampingan yang inklusif dicontohkan secara langsung oleh Nabi Muhammad SAW melalui Piagam Madinah, dialog bersama komunitas Najran, serta prinsip perlindungan tempat ibadah berbagai agama.

“Inilah warisan besar Islam, yang menempatkan rahmah dan keadilan sebagai landasan kehidupan sosial,” ungkap KH Nasaruddin Umar.

Melalui pengembangan ekosistem tersebut, layanan bimbingan rohani dirumuskan untuk menjangkau masyarakat secara adil dan merata dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan kemanusiaan. Buku tersebut diharapkan menjadi pedoman pengembangan profesi pembimbing rohani, baik di lingkup lembaga pemerintah maupun masyarakat sipil. 

“Pendamping ini diharapkan dapat membantu memulihkan trauma, memberikan kehadiran yang bermakna, serta membantu masyarakat menemukan hikmah dari setiap persoalan berat yang dihada,” jelas Penulis Rhetno. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.