Foto: Dok. Media Istiqlal

Masjid Istiqlal Gelar Malam Nuzulul Quran Bersama Perwakilan 3 Benua

Admin 29 Apr 2021 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id-Memperingati malam ke-17 Ramadan 1442 Hijriah, Masjid Istiqlal menyelenggarakan perayaan Nuzulul Quran, dengan tema Mulia Bersama Alquran: Baca, Pahami, Amalkan, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Rabu (28/4/2021). Perayaan ini mengundang perwakilan masjid negara sahabat antarbenua, diantaranya benua Afrika, Australia, dan Eropa.

Adapun negara dari perwakilan benua tersebut diantaranya Mesir, Belanda, dan Australia. Melihat hal tersebut, Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kehadiran para pengurus masjid di negara sahabat secara daring. 

"Kepada seluruh pengurus masjid di negara sahabat. Atas nama pengurus Masjid Istiqlal, kami mengucapkan selamat bergabung dalam rangka memperingati malam Nuzulul Quran di Masjid Istiqlal," ujar KH Nasaruddin Umar pada sambutannya secara langsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Selanjutnya, KH Nasaruddin Umar juga mengatakan,  momentum Nuzulul Quran ini bisa mengingatkan kita pada asal-usul kehadiran manusia di dunia. Bahwasannya bumi merupakan tempat persinggahan, bagi manusia yang merindukan Tuhannya, Allah subhanahu wa ta'ala.


"Oleh karenanya, Alquran adalah undangan dan tiket bagi kita untuk kembali, dan momentum Nuzulul Quran ini semoga mengingatkan kita untuk kembali ke asal usul  kejadian (dunia) ini. Ikutilah Alquran jika ingin kembali ke kampung halaman, (syurga)," pesannya.

Seimbang dengan hal itu, Wakabid Penyelenggara Peribadatan, H. Abu Hurairah AS, MA, juga memaparkan bahwasannya Alquran merupakan sumber kemuliaan seorang muslim dalam meraih ketakwaaan. 

"Kemuliaan tidak dinilai dari harta dan kekayaaan, tidak (juga) dinilai dari pangkat dan jabatan, tapi dinilai dari ketakwaaan dan (tingkat) interaksi kita bersama Alquran, yaitu dengan (cara) membacanya, memahaminya, sekaligus mengamalkannya," papar Abu Hurairah.

Dengan mengundang pengurus masjid dari negara sahabat, acara malam Nuzulul Quran ini semakin hikmat atas lantunan Alquran yang dibacakan oleh perwakilan pengurus masjid benua Eropa, Imam Besar PPME Al ikhlash Amsterdam, Belanda, Syaikh. Dr. H. Mizar Ahmad, Lc.

Berikutnya, perwakilan pengurus masjid benua Afrika dan Asia Barat, Ketua Pengurus Masjid Indonesia Mesir, Ustaz H. Arief Ramadhan, juga mengapresiasi kegiatan malam Nuzulul Quran di Masjid Istiqlal ini, dan berterima kasih atas itu. "Terima kasih karena sudah melibatkan kami dalam hari besar Islam di Masjid Istiqlal," ucapnya.


Kemudian, Arief Ramadhan juga menyampaikan selamat atas peringatan malam Nuzulul Quran ini. Beliau juga berdoa semoga kita senatiasa dapat terus meneladani dan menghidupkan nilai Alquran. "Sehingga kita mampu meraih keseimbangan dan kedamaian hidup untuk diri pribadi, bangsa, dan negara," harapnya.

Melengkapi pengetahuan tentang Mulia Bersama Alquran, Direktur Program Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta, Prof. Dr. KH. M. Darwis Hude, M.Si, mengatakan bahwa Allah sudah memberikan paparan solusi bagi manusia yang ingin meraih ketakwaan kepada Allah, diantaranya dengan bersujud dan selalu mendekatkan diri kepada Allah, serta mempererat interaksinya bersama Alquran.

"Semakin tinggi kemuliaan seseorang, dengan kemuliaan Alquran, seharusnya semakin menambah ibadahnya kepada Allah, semakin mendekatkan dirinya kepada Allah, yaitu dengan bersujud. Semakin tinggi jabatan seseorang, harusnya ia semakin bersimpuh untuk berinteraksi dengan Alquran," papar KH Darwis.

"Mulia bersama Alquran, itu berarti kita baca, kita hafalkan, kita pahami, kita kaji, dan kita amalkan," tutup KH Darwis.


Penulis: Nurul Fajriyah

Editor: Nur Khayyin Muhdlor

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.