Foto: Dok. Media Istiqlal

Zikrullah sebagai Kunci Kebahagiaan dan Ketenangan Hidup

Admin 13 Nov 2025 Warta Istiqlal

Kajian Tauhid yang disampaikan KH. Abdullah Gymnastiar, di Masjid Istiqlal kali ini mengangkat tema yang menjadi inti dari seluruh amal ibadah, yaitu Zikrullah: mengingat Allah SWT dalam setiap waktu dan keadaan. Melalui zikir, seorang hamba menemukan kedamaian sejati, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Ar-Ra’d ayat 28: 

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

Artinya: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tentram,” QS. Ar- Ra’d: 28.

Dalam penjelasannya, KH. Abdullah Gymnastiar menegaskan bahwa seluruh amal ibadah bermuara pada zikir. Shalat, puasa, zakat, bahkan haji, semuanya adalah bentuk zikrullah. 

Aa Gym menggambarkan bahwa zikrullah tidak terbatas di masjid. Seorang pedagang, pekerja, bahkan ibu rumah tangga pun dapat berdzikir dalam aktivitasnya. Contohnya, pedagang yang menata dagangannya dengan niat mencari rezeki halal, menjaga timbangan dengan jujur, dan melayani pembeli dengan senyum, semuanya merupakan bentuk dzikrullah. Selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. Al- Baqarah ayat 152. 

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِࣖ

Artinya: “Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku,” QS. Al- Baqarah: 152. 

Orang yang mengingat Allah SWT akan di ingat secara istimewa oleh-Nya, dan itu merupakan karunia yang tak tertandingi. 

Zikir dalam Rumah Tangga

Dalam pembahasannya, Aa Gym menyinggung pentingnya zikir dalam rumah tangga. Sumber pertengkaran dan kegelisahan sering kali muncul bukan karena masalah duniawi, tetapi karena kurangnya zikir.  Ketika suami istri sama-sama lalai dari zikir, setan mudah masuk dan menyalakan api pertikaian.

Sebaliknya, ketika salah satu mengingat Allah dan menahan amarah dengan zikir “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” serta istighfar, maka Allah menurunkan ketenangan. Sebagaimana disebut dalam QS. Asy-Syura ayat 30:

وَمَآ اَصَابَكُمْ مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ

Artinya: “Musibah apa pun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri dan (Allah) memaafkan banyak (kesalahanmu),” (QS. Asy-Syura: 30). 

Dengan zikir, seorang hamba menyadari bahwa setiap cobaan terjadi atas izin Allah dan mengandung hikmah.

Zikir juga menjadi benteng dari gangguan setan dan sumber keberkahan rumah tangga. Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca QS. Al-Baqarah di rumah akan mengusir setan, karena setan tidak akan betah di rumah yang dibacakan Al-Baqarah. Aa Gym mengingatkan, waktu yang dihabiskan untuk scrolling media sosial lebih baik diganti dengan membaca Al-Qur’an, terutama QS. Al-Baqarah, agar rumah dipenuhi rahmat dan dijauhkan dari jin dan sihir.

Ketika sakit, zikir menjadi obat hati dan jasmani. Allah SWT berfirman dalam QS. 

وَاِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِۙ

Artinya: “Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku,” QS. Asy-Syu'ara’ : 80. 

Begitu juga dalam pekerjaan, zikir menjadikan aktivitas bernilai ibadah.

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه

Artinya: Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.

Seorang pekerja yang memulai harinya dengan doa, akan mendapatkan tiga karunia: petunjuk, kecukupan, dan perlindungan. 

Aa Gym mengingatkan bahwa sumber kebahagiaan bukanlah harta, jabatan, atau manusia lain, melainkan hati yang selalu mengingat Allah. Orang yang banyak zikirnya akan ditenangkan Allah dengan sakinah sebagaimana disebut dalam QS. Al-Fath ayat 4:

هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَادُوْٓا اِيْمَانًا مَّعَ اِيْمَانِهِمْۗ وَلِلّٰهِ جُنُوْدُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًاۙ

Artinya: “Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Milik Allahlah bala tentara langit dan bumi dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,” (QS. Al-Fath: 4).

Kajian ditutup penuh makna, Aa Gym memohon agar Allah menjadikan umat Islam termasuk orang yang senantiasa berzikir, bersyukur, dan beribadah dengan ikhlas. (VISCHA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.