Foto: Dok. Media Istiqlal

Toleransi Menghormati Perbedaan, Menjaga Persatuan

Muhammad Rizki Putra Ramadhan 29 Jul 2026 Warta Istiqlal

Toleransi merupakan sikap menghargai hak setiap orang untuk memiliki keyakinan, pandangan, dan pendapat yang berbeda. Toleransi bukan berarti membenarkan semua pandangan orang lain, melainkan mengakui hak mereka untuk hidup sesuai keyakinannya tanpa gangguan maupun paksaan. Dalam kehidupan bermasyarakat, sikap ini menjadi fondasi terciptanya kedamaian di tengah keberagaman suku, budaya, maupun agama.

Dalam Islam, toleransi dikenal dengan istilah tasamuh, yaitu sikap lapang dada, murah hati, dan menghormati perbedaan. Seorang Muslim tetap teguh menjalankan ajaran agamanya, namun pada saat yang sama memberikan ruang kepada pemeluk agama lain untuk menjalankan keyakinannya. Al-Qur'an menegaskan prinsip tersebut melalui firman Allah Swt:

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ 

"Bagimu agamamu dan bagiku agamaku." (QS. Al-Kafirun [109]: 6).

Indonesia sebagai bangsa yang majemuk sangat membutuhkan semangat toleransi. Keberagaman bukanlah ancaman, melainkan sunnatullah yang harus diterima dan dikelola dengan bijaksana. Tanpa toleransi, perbedaan dapat memicu konflik dan mengganggu persatuan bangsa. Sebaliknya, sikap saling menghormati akan memperkuat nilai Bhinneka Tunggal Ika serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada akhirnya, toleransi bukan sekadar menghargai perbedaan, tetapi juga membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan saling menghormati. Dengan menjadikan toleransi sebagai bagian dari karakter bangsa, keberagaman akan menjadi kekuatan yang memperkokoh persatuan dan menghadirkan kehidupan yang penuh kedamaian.

Sumber: Buku Moderasi Beragama dan Tantangan Masa Depan Umat Oleh Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. 

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.