Jakarta, www.istiqlal.or.id - Demi menjaga keamanan dan kenyamanan jamaah saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan keandalan pasokan listrik di Masjid Istiqlal, serta 518 masjid yang tersebar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Bidang Riayah Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Kombes Pol (Purn) Zainuri Anwar, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN dalam memastikan keandalan listrik di Masjid Istiqlal, terutama saat momentum ibadah besar seperti Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami sangat mengapresiasi PLN yang telah mendukung seluruh aktivitas di Istiqlal melalui pasokan listrik yang andal. Salah satu dukungan yang sangat penting adalah pemasangan BESS (Battery Energy Storage System) dengan kapasitas hingga 400 KVA yang mampu memastikan seluruh kegiatan di Masjid Istiqlal berjalan tanpa kendala kelistrikan,” ujar Zainuri.
Ia menambahkan, dukungan infrastruktur kelistrikan tersebut memberikan rasa aman bagi pengelola masjid dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan ibadah berskala besar.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian PLN terhadap Masjid Istiqlal. Semoga PLN senantiasa jaya, dicintai masyarakat, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Dari sisi sistem kelistrikan, pasokan listrik di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya diproyeksikan dalam kondisi aman. Selama bulan Ramadan, daya mampu pasok mencapai 10.997 megawatt (MW) dengan beban puncak sebesar 5.545 MW atau meningkat sekitar 5,86 persen dibandingkan tahun 2025.
Sementara pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, beban puncak diproyeksikan sebesar 3.886 MW atau meningkat sekitar 1,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idul Fitri.
PLN memastikan sistem kelistrikan di Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi aman untuk mendukung seluruh aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
"Kami menyiagakan personel, peralatan, serta posko siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, khususnya pada lokasi-lokasi ibadah dan pusat kegiatan masyarakat,” tegas Andy Adcha.
Diketahui, sebanyak 519 masjid menjadi objek pemantauan siaga Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Dua lokasi pantauan utama adalah Masjid Istiqlal dan Istana Kepresidenan.
Selain itu, PLN juga melakukan pemantauan khusus di lima kawasan strategis, yakni Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI), Pantai Festival Ancol, Kawasan Kota Tua, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).