Foto: Dok. Media Istiqlal

Rukun Festival 2026 Sukses Satukan Anak Muda untuk Merajut Harmoni di Jantung Jakarta

Administrator 14 Jul 2026 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id — Kawasan The Telkom Hub, Jakarta Selatan, menjadi episentrum harmoni nasional pada Minggu, 12 Juli 2026. Sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB, lebih dari 1.500 anak muda dari berbagai latar belakang, komunitas, serta ratusan influencer dan tokoh publik berkumpul di Rukun Festival 2026. 

Diinisiasi oleh Nasaruddin Umar Office (NUO), festival ini hadir bukan sekadar sebagai ajang perayaan, melainkan upaya konkret untuk membangun fondasi kolaborasi jangka panjang bagi Indonesia yang lebih inklusif dan harmonis. 

Festival yang berlangsung selama 14 jam penuh ini menghadirkan rangkaian kegiatan dalam empat sesi utama yang mencakup refleksi spiritual, dialog lintas perspektif, penguatan peran perempuan, hingga perayaan karya dan dedikasi untuk bangsa, seluruh rangkaian dirancang sebagai ruang perjumpaan lintas generasi dan latar belakang. 

Menemukan Ruang Pulang di Tengah Hiruk-Pikuk Kehidupan 

Pembukaan Rukun Festival 2026 dan sesi Teman Pulang dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA. Setelah prosesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan kajian bersama Ust. Koh Dennis Lim. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan reflektif yang mengajak anak muda untuk menemukan kedamaian dalam kedekatan dengan Sang Pencipta di tengah hiruk-pikuk kehidupan. 

Melalui sesi ini, peserta diajak untuk sejenak menengok ke dalam diri dan menemukan kembali makna “pulang” sebagai perjalanan spiritual. Di tengah tekanan, tuntutan, dan berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda hari ini, Teman Pulang menghadirkan ruang yang hangat untuk berefleksi dan menyadari bahwa manusia selalu memiliki tempat untuk kembali. 

Suasana reflektif yang terbangun sejak pagi menjadi fondasi bagi keseluruhan rangkaian Rukun Festival 2026. Harmoni tidak hanya dimaknai sebagai hubungan yang baik dengan sesama, tetapi juga dimulai dari kemampuan untuk berdamai dengan diri sendiri dan membangun kedekatan dengan Sang Pencipta. 

Mempertemukan Perspektif, Membangun Harmoni 

Diskusi berlanjut pada sesi berikutnya yaitu Harmony Talks yang menghadirkan dialog lintas perspektif bersama sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang seperti Yenny Wahid, Dewi Lestari, Pdt. Steve Marcel, Yan Mitha Djaksana, dan Habib Isa Al-Kaff. 

Melalui pengalaman dan perspektif yang beragam, para pembicara mengajak peserta melihat perbedaan bukan sebagai sekat yang memisahkan, melainkan sebagai kekuatan untuk saling belajar dan memperkaya cara pandang. Dialog yang terbangun menunjukkan bahwa harmoni dapat tumbuh ketika setiap orang memiliki ruang untuk berbicara, mendengar, dan memahami satu sama lain. 

Harmony Talks juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ruang-ruang perjumpaan di tengah masyarakat yang semakin beragam. Melalui percakapan yang terbuka dan setara, peserta didorong untuk membawa semangat kerukunan melampaui ruang festival dan menerjemahkannya menjadi kolaborasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Perempuan Memimpin dan Menggerakkan Harmoni 

Selanjutnya, di sesi ketiga Women Talks mengusung tema Women Leading Harmony, menjadi wadah bagi perempuan untuk berbagi narasi ketangguhan dan kepemimpinan. 

Sesi ini menghadirkan keynote speakers oleh Ny. Helmi Nasaruddin Umar serta pembicara perempuan inspiratif, di antaranya Asma Nadia, Revie Sylviana, dan Anindytha Arsa. Women Talks membuka ruang bagi beragam pengalaman perempuan untuk didengar dan menjadi sumber inspirasi. Melalui kisah, gagasan, dan perjalanan para pembicara, sesi ini

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.