Jakarta, www.istiqlal.or.id - The Voice of Istiqlal bekerjasama dengan Jakarta Nanyang School menyelenggarakan kegiatan "The VoIst Sound Symposium: Exploring Chinese Musical Heritage", di China Space Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Sebagaimana pepatah, "tidak ada toleransi tanpa interaksi", maka perkenalan dan kolaborasi ini, diharapkan bisa memunculkan toleransi. "Kegiatan musik ini juga menyempurnakan kegiatan di China Space, setelah ada kursus bahasa mandarin, kaligrafi, dan shaolin," ujar Direktur Voice of Istiqlal Mulyono Lodji, dalam sambutannya.
Menurut Mulyono mendengarkan musik juga dapat menghasilkan emosional trigger, seperti menimbulkan ketenangan, kedamaian dan juga di saat yang sama memantik semangat.
Menyajikan alunan musik tradisional Tiongkok, di antaranya Yangqin (扬琴), Pipa (琵琶), dan Guzheng (古筝), kegiatan ini juga dilengkapi dengan paparan sejarah dan cara memainkan alat musik oleh Micele Septiani Wijaya dan Laoshi Zhang.
"Musik adalah bahasa internasional sehingga kita bisa saling mengerti melalui musik. Terima kasih bagi teman-teman telah mendengarkan alat musik yang sudah kami bawakan," papar Laoshi Zhang. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.