Foto: Dok. Media Istiqlal

Dialog Zuhur Istiqlal: Rahasia Besar di Balik Panggilan 'Yuqimuna' yang Membuat Kita Ketagihan Untuk Sujud

02 Sep 2026

Oleh: Dr. KH. Mahkamah Mahdin, Lc., M.A.

(Bedah Kitab Isyaratul I'jaz karya Syekh Badiuzzaman Said Nursi di Masjid Istiqlal)

Pernahkah terbersit di pikiran kita, kenapa dari sekian banyak ibadah fisik dalam Islam, shalat selalu menjadi "nomor satu"? Kenapa juga di dalam Al-Qur'an, Allah hampir tidak pernah menggunakan kalimat yushallun (mereka shalat), melainkan memilih kalimat yuqimunash-shalah (mereka mendirikan shalat)?

Dalam kajian dialog Zuhur di Masjid Istiqlal, Dr. KH. Mahkamah Mahdin, Lc., M.A. membedah karya monumental Ulama Besar asal Turki, Syekh Badiuzzaman Said Nursi, berjudul Isyaratul I'jaz fi Mazhannil I'jaz. Beliau mengupas tuntas bahwa shalat bukan sekadar rutinitas lima kali sehari yang merenggut waktu kita, melainkan tiket dan cerminan seluruh kebaikan hidup manusia.

 Mumpung Masih Ada Waktu, Singgahi "Taman Surga" di Dunia!

Sebelum masuk ke inti pembahasan kitab, Kiai Mahkamah Mahdin mengingatkan, betapa beruntungnya orang-orang yang melangkahkan kaki dan meluangkan waktu untuk hadir di majelis ilmu atau mengkaji Al-Qur'an.

Sebagaimana hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda,:

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ، يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

"Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mengkajinya di antara mereka, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan (sakinah), mereka diliputi oleh rahmat, dikelilingi oleh para malaikat, dan nama-nama mereka disebut-sebut oleh Allah di hadapan para makhluk yang ada di sisi-Nya." (HR. Muslim No. 2699)

Tak hanya itu, majelis ilmu juga merupakan Riyadhul Jannah (taman-taman surga) di bumi. Dari sahabat Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا، قَالُوا: وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ؟ قَالَ: حِلَقُ الذِّكْرِ

Rasulullah ﷺ bersabda: "Jika kalian melewati taman-taman surga, maka singgahlah (ikutilah dengan nikmat)." Para sahabat bertanya: "Apa itu taman-taman surga, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Halaqah-halaqah dzikir (majelis ilmu dan Al-Qur'an)." (HR. At-Tirmidzi No. 3510)

 Mengapa Shalat Adalah "Indeks" Seluruh Kebugaran Spiritual?

Ketika mengulas ayat "...wa yuqimunas-shalah" (QS. Al-Baqarah: 3), Syekh Said Nursi menjelaskan bahwa shalat adalah inti (indeks) dan cerminan dari seluruh ibadah. Ibarat Surah Al-Fatihah yang menjadi ringkasan seluruh isi Al-Qur'an, shalat adalah ringkasan dari seluruh penghambaan makhluk kepada Allah:

  • Di dalam shalat ada nilai puasa: Kita diharamkan makan, minum, dan berbicara hal yang membatalkan.
  • Di dalam shalat ada nilai haji: Kita menyatukan kiblat dan memusatkan jiwa ke Baitullah.
  • Di dalam shalat ada nilai zakat: Jika zakat harta dikeluarkan dari rezeki, maka shalat adalah zakat waktu dan umur kita.
  • Merangkum ibadah seluruh alam: Penghambaan malaikat yang selalu berdiri (qaim), ruku' (raki'), dan sujud (sajid), serta ibadah seluruh makhluk di alam semesta—seperti pohon yang berdiri tegak dan batu yang selalu bersujud—semuanya terangkum sempurna di dalam satu gerakan sholat manusia!

 

3 Pesan di Balik Kata Yuqimuna: Bukan Hanya Shalat, Tetapi Mendirikan!

Al-Qur'an memilih kata kerja berbentuk fi'il mudhari' (yuqimuna). Menurut penjelasan Kiai Mahkamah Mahdin, penggunaan kata ini membawa tiga pesan mendalam:

  1. Penggambaran yang Hidup (Istihdhar): Menggambarkan suasana umat Islam yang terus-menerus bergerak, sadar, dan hidup dalam keterikatan dengan shalat.
  2. Panggilan dan Formasi yang Indah: Ibarat tiupan trompet militer yang memanggil prajurit untuk masuk ke dalam barisan yang rapi, azan dan komando shalat menyatukan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia dalam satu gerakan indah yang sama di hadapan Pencipta.
  3. Penyempurnaan Syarat dan Rukun: Kata Iqamah berarti betul-betul mendirikan, yaitu menyempurnakan rukun-rukunnya, membiasakannya secara berkelanjutan (mudawamah), serta menjaganya dengan penuh keseriusan.

Shalat pada hakikatnya adalah Mikrajnya orang beriman. Jika Rasulullah ﷺ naik ke langit saat Isra' Mikraj untuk berdialog langsung dengan Allah SWT, maka hamba-Nya bertemu dan bercengkerama dengan Allah setiap kali ia berdiri di atas sajadah.

 Jawaban Atas Dilema: Kadang Shalat Sunnah/Tahajud, Tapi Shalat Wajib 5 Waktu Masih Bolong-Bolong..."

Dalam sesi tanya jawab, seorang jamaah bertanya mengenai kondisi dirinya yang kadang masih melewatkan shalat lima waktu namun terkadang mengerjakan shalat sunnah.

Kiai Mahkamah Mahdin menegaskan dengan bijak namun lugas bahwa shalat lima waktu adalah kewajiban mutlak yang tidak memiliki kompensasi untuk ditinggalkan.

  •  Amalan Pertama yang Dihisab: Shalat fardu adalah hal pertama yang dicari dan ditanyakan pada hari kiamat kelak.
  •  Fleksibilitas Tanpa Alasan: Islam memberikan kemudahan luar biasa untuk shalat: jika tidak bisa berdiri, boleh duduk; jika tidak bisa duduk, boleh berbaring; bahkan jika lumpuh, cukup dengan isyarat mata. Selama akal masih sadar, sholat tidak boleh gugur.
  •  Investasi Waktu 1 Jam per Hari: Syekh Said Nursi pernah memberikan analogi yang menarik. Allah memberi kita modal waktu 24 jam sehari. Jika 23 jam kita pakai untuk urusan duniawi, masa iya 1 jam saja tidak mau kita investasikan untuk shalat lima waktu sebagai tiket/karcis keselamatan di akhirat kelak?

 Bertaut dengan Pencipta

Dunia ini hanyalah Mazra'atul Akhirah (Ladang untuk Akhirat) dan persinggahan sementara. Shalat adalah relasi paling luhur (nisbatun 'aliyah) antara hamba yang lemah dengan Allah yang Maha Agung.Maka, alangkah rugi dan lalainya kita jika melewatkan keindahan berdialog dengan Sang Maha Pencipta.

Yuk, mulai perbaiki shalat kita dari sekarang, bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tapi benar-benar mendirikannya dengan penuh cinta dan khusyuk!

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.