Foto: Dok. Media Istiqlal

Peserta Mancanegara MQK Internasional Ikuti Religous Tour

Admin 12 Oct 2025 Warta Istiqlal

Jakarta (Kemenag) --- Rangkaian acara Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Internasional 2025 ditutup dengan "Religious Tour" para peserta mancanegara. Mereka mendapat kesempatan melakukan kunjungan edukatif di sejumlah tempat.

Acara ini diikuti oleh seluruh peserta dari negara-negara ASEAN, observer, pendamping, serta Kasubdit dan staf Direktorat Pesantren Kementerian Agama. Mereka berasal dari Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Vietnam, Myanmar, Kamboja, dan Filipina.

“Proses kunjungan religius ini adalah untuk menunjukkan kekayaan dan kualitas kahazanah Islam kepada Peserta MQK Internasional kepada Asia Tenggara,” terang Kasubdit Pendidikan Salafiyah, Yusi Damayanti, di Jakarta, Rabu (8/10/2025).

Hal senada disampaikan Kasubdit Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal, Endi Suhendi. Menurutnya, Religius Tour ini adalah Rangkaian Penyelenggaraan MQK Internasional Pasca Penutupan. Religius Tour menjadi ruang eksposur kegiatan-kegiatan keislaman yang juga tidak bisa lepas dari dukungan pemerintah.

Menjelajahi Sejarah dan Arsitektur di Masjid Istiqlal

Destinasi pertama rombongan adalah Masjid Istiqlal, masjid negara yang megah. Para peserta tampak antusias dan takjub melihat arsitektur serta mempelajari sejarah pembangunan masjid yang menjadi simbol kemerdekaan dan toleransi di Indonesia.

Mendalami Khazanah Mushaf di Bayt Al-Qur'an

Perjalanan dilanjutkan menuju Bayt Al-Qur'an dan Museum Istiqlal yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di sana, peserta disuguhkan pameran mushaf-mushaf bersejarah dan perkembangan penyebarannya di Nusantara dari masa ke masa.

Kunjungan di Bayt Al-Qur'an juga menampilkan pemutaran video pendek di mini teater mengenai Asbabun Nuzul ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan sains. Materi edukatif ini juga dapat diakses secara daring melalui kanal YouTube resmi Lajnah Kemenag (@LajnahKemenag).

Mengamati Proses Cetak Al-Qur'an di UPQ Bogor

Titik kunjungan terakhir adalah Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ) di Bogor. Di tempat ini, para peserta mendapatkan wawasan langsung mengenai keseluruhan proses pembuatan Al-Qur'an, mulai dari nol hingga menjadi mushaf standar, terjemahan, Al-Qur'an Braille, dan isyarat.

Meskipun proses percetakan telah menggunakan mesin modern, Kepala UPQ menjelaskan bahwa tahap kendali mutu (quality control) dilakukan secara manual sebanyak dua kali untuk memastikan tidak ada satu pun kerusakan atau kesalahan cetak.

Pencetakan Al-Quran juga mencetak mushaf braille untuk keperluan umat dengan disabilitas, selain mencetak mushaf standar dan braille, di tahun ini edisi perdana mencetak Al-Qur'an isyarat. Ke depannya UPQ membuka peluang untuk tidak hanya mencetak Quran tapi juga Kitab-kitab kuning, untuk Indonesia maupun negara Asia Tenggara

"Religious Tour" ini ditutup dengan makan siang bersama antara seluruh peserta MQKI dengan pimpinan UPQ. Kegiatan ini menjadi momen perpisahan yang hangat. Setelah sambutan penutupan, sekitar pukul 14.00 WIB, para peserta dari negara-negara Asia Tenggara secara resmi dilepas untuk kembali ke negara masing-masing, menandai berakhirnya seluruh rangkaian MQKI Internasional 2025

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.