Jakarta - istiqlal.or.id, The Voice of Istiqlal berhasil menggelar seminar bahasa Mandarin dengan tema “Learning Mandarin at China Space: Sharing Experiences and Building Confidence” di China Space, perpustakaan Istiqlal, pada (20/01/2026).
Seminar ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus penguatan kepercayaan diri bagi para pembelajar bahasa Mandarin, Khususnya peserta kelas HSK 1 dan HSK 2, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap bahasa dan budaya Tiongkok. Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Chinese Embassy, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Indonesia, serta Direktur The Voice of Istiqlal.
Direktur The Voice of Istiqlal, Mulyono Lodji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembelajaran bahasa Mandarin memiliki peran penting dalam memahami perkembangan peradaban dunia. tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mengenal ilmu pengetahuan, kebudayaan, hingga teknologi yang berkembang pesat di Tiongkok.
Ia juga menegaskan komitmen The Voice of Istiqlal dalam menghadirkan program-program edukatif yang inklusif, termasuk pembelajaran bahasa Mandarin yang mendapat dukungan langsung dari Direktur Pusat Bahasa Mandarin . Hingga kini, ratusan alumni telah mengikuti program bahasa Mandarin di lingkungan Istiqlal, bahkan sebagian diantaranya memperoleh kesempatan belajar langsung ke Tiongkok.
Sementara itu, Deputi Chinese Embassy, Zhu Yarong, mengapresiasi penyelenggaraan seminar bahasa Mandarin di China Space Istiqlal. Ia menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Tiongkok terus berkembang di berbagai sektor dan juga menegaskan kesiapan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk terus mendukung kegiatan pembelajaran bahasa Mandarin di China Space, termasuk membuka peluang kunjungan dan pertukaran ke Tiongkok bagi para pelajar yang berprestasi.
“Hubungan antara China dan Indonesia terus berkembang di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, dan pendidikan. Karena itu minat masyarakat Indonesia untuk belajar bahasa Mandarin juga semakin meningkat. Kami akan terus membantu diselenggarakan berbagai kegiatan di China Space ini dan kami siap mengundang lebih banyak alumni bahasa Mandarin berkunjung ke China” ujar Zhu Yarong dalam sambutannya.
Memasuki sesi pemaparan materi, Direktur Pusat Bahasa Mandarin Indonesia, Feri Ansori mengenalkan bahasa Mandarin dan sejarah kebudayaan Tiongkok. Ia membagikan pengalaman belajar bahasa mandarin di tiongkok serta menjelaskan prospek penguasaan berbahasa Mandarin bagi generasi muda Indonesia di masa depan.
Feri menekankan bahwa bahasa Mandarin bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk memahami budaya, pola pikir, dan sistem sosial masyarakat Tiongkok. Dengan semakin kuatnya peran Tiongkok di kancah global, penguasaan bahasa Mandarin dinilai dapat membuka peluang besar di bidang pendidikan, bisnis, dan kerja sama internasional.
“China merupakan partner trading Indonesia dan sumber investasi yang besar. Jadi, ini adalah kesempatan yang sangat baik bagi pelajar Indonesia untuk belajar bahasa China,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, The Voice of Istiqlal berharap China Space dapat terus menjadi pusat pembelajaran lintas budaya yang mendorong peningkatan kapasitas intelektual masyarakat serta mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok. (TANZA-VISCHA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.