Foto: Dok. Media Istiqlal

Peringati Hari Konstitusi, KH Nasaruddin Umar Panjatkan Doa untuk Keluhuran Bangsa

Admin 18 Aug 2021 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Dalam memperingati 76 tahun Hari Konstitusi dan hari lahir MPR RI pada Rabu (18/8/2021), Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, memanjatkan doa untuk keluhuran bangsa.

Doa tersebut dipanjatkan dengan penuh khidmat, dan diikuti oleh para hadirin secara langsung ataupun secara daring melalui YouTube MPR RI.

Adapun doa yang dipanjatkan ialah sebagai berikut.


Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Alhamdulillahirobbil ‘alamin, hamdan syakirin, hamdan naimin, hamdan yuafi niamahu wayukafi mazidah.

Yaa Rabbana lakal hamdu, Kama Yambaghi Li Jalali Wajhikal Kariimi Shultonik. 

Allahumma syolli 'alaa sayyidina wanabiyya wahabibina wasyafiina wazukhrina wamaulana Muhammad.

Ya Allah, Ya Syakur Ya hamid, puji dan syukur kami panjatkan kehadira-Mu, karena pagi hari ini kami bisa hadir dan menyelenggarakan peringatan Hari Konstitusi dan Hari Ulang Tahun ke-76 MPR RI. 

Tiada lain harapan kami selain memohon rida-Mu, agar acara ini mendatangkan berkah, dan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawab kebangsaan dan kemasyarakatan kami.

Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim, Engkau telah memberikan pertolongan besar kepada para pejuang dan pendiri bangsa kami dalam mengusir para penjajah, sehingga kemarin kami bisa merayakan kemerdekaan kami yang ke-76 dengan penuh khikmat. 

Kini para hamba-Mu dihadapkan dengan pandemi virus Covid-19 yang melanda dunia. Termasuk bangsa kami, kami juga memohon pertolongan-Mu untuk menyelamatkan segenap warga bangsa kami dari pandemi dan dampak yang ditimbulkan.

Ya Allah Ya Tuhan kami, Ya Halim, Ya Hakim, perjalanann bangsa kami ke depan masih panjang, di hadapan kami masih terbentang banyak tantangan dan rintangan, dan sebesar apapun itu, jika kasih sayang-Mu selalu hadir bersama kami, maka tantangan dan rintangan itu insyaallah akan kami lalui dengan mudah.

Ya Allah, Ya Aziz Ya Ghofur, jauhkanlah bangsa kami dari segala fitnah, bencana, perpecahan dan permusuhan, serta marabahaya lain yang bisa melemahkan sendi-sendi kekuatan bangsa.

Anugerahilah kekuatan dan tekad yang bulat untuk membangun negara yang tangguh, dan tumbuh di atas sendi-sendi keluhuran moral bangsa kami. Sehingga negeri kami bisa menjadi negeri yang berlimpah rahmat, di atas rida Tuhan yang Mahakuasa.

Ya Allah, Ya Latif Ya Muhaimin, hamba-Mu akan terus optimis dan tidak pernah putus asa. Sebagaimana Engkau isyaratkan di dalam ayat-Mu, lā taqnaṭụ mir raḥmatillāh (QS. Az-Zumar [39]: 53), bagaimana kami tidak optimis,jika kami yakin Engkau Tuhan yang maha pengasih dan penyayang.

Bagaimana kami tidak percaya, jika Engkau selalu mendampingi dan menolong kami, Ar-raqib, An-Nasir.

Kami yakin dengan sifat-Mu yang Maha Pemurah dan Maha Santun, Al-Wahab Al-Latif, maka insyaallah perekonomian dan negeri kami akan segera bangkit dan pulih kembali.

Kami juga yakin dengan sifat-Mu yang Maha Pemberi kekuatan dan Maha Pemberi petunjuk Al-qawiy Al-Hadi, maka bangsa kami akan kokoh dan tangguh menerima cobaan apapun. 

Ya Allah, Ya Ghofar, Ya Wahab, ampunilah dosa dan khilaf kami, dosa ibu bapak kami, dan dosa guru kami, para pemimpin kami dan dosa-dosa para pendahulu kami. Terimalah amal dan perjuangan kami, kabulkanlah permohonan dan doa kami. Engkau Maha Pengampun dan Maha penerima segala doa. 

Rabbana atina fiddunya hasanah, alhamdulillahirobbilalamin.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh. 


Turut hadir secara fisik dan virtual, antara lain Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, Ketua MK Anwar Usman, Ketua BPK Agung Firman Sampurna, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, para Wakil Ketua MPR RI. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.