Foto: Dok. Media Istiqlal

Mimbar Ramadhan: Puasa, Menguatkan Empati di Tengah Musibah

Administrator 24 Feb 2026 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad, melalui Mimbar Ramadhan di Masjid Istiqlal berpesan kepada umat muslim agar menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan melalui penerapan ekoteologi.

Dalam tausiahnya menjelang tarawih, Abu juga  mengajak jemaah merefleksikan berbagai musibah yang terjadi di sejumlah daerah, seperti Sumatra Utara dan Aceh, sebagai pengingat pentingnya memperbaiki hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

“Negeri kita sedang mengalami beberapa musibah yang membuat kita bersedih. Ini menyadarkan kita betapa pentingnya mengubah perilaku, melakukan kebiasaan baru, dan menerapkan ekoteologi dengan lebih memperhatikan lingkungan,” ujarnya, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang solidaritas dan kedermawanan sosial. "Kalau kita mengkaji kewajiban menjalankan ibadah puasa, di dalamnya tersirat pentingnya meneguhkan sikap dermawan, solidaritas, dan saling membantu. Kita merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” kata Abu.

Abu Rokhmad menjelaskan, pengalaman menahan makan, minum, dan hawa nafsu selama berpuasa merupakan latihan spiritual agar umat Islam lebih peka terhadap penderitaan orang lain. "Makna awal puasa adalah menahan diri. Dari situ kita belajar merasakan kekurangan, sehingga muncul kecenderungan untuk ringan berbagi dan membantu orang lain,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa nilai puasa perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti memperbanyak sedekah, infak, zakat fitrah, dan zakat mal. "Puasa bukan hanya mengajarkan empati, tetapi juga aksi nyata, seperti memperbanyak sedekah, infak, zakat fitrah, dan zakat mal. Instrumen sosial ini sangat penting untuk membantu mereka yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara kita yang terkena musibah,” tegasnya, dilansir dari bimasislam.kemenag.go.id.

Abu menambahkan, Rasulullah mencontohkan peningkatan kedermawanan pada bulan Ramadan sebagai wujud kesalehan sosial yang konkret. “Sebaik-baik yang kita berikan di bulan Ramadan adalah sebagaimana Rasulullah memperbanyak sedekah. Ramadan adalah momentum memperkuat kepedulian dan menghadirkan manfaat bagi sesama,” tuturnya.

Melalui Mimbar Ramadan tersebut, Kementerian Agama berharap umat Islam menjadikan puasa sebagai sarana membangun kesalehan spiritual sekaligus kesalehan sosial, dengan empati yang diwujudkan dalam tindakan nyata membantu sesama dan menjaga kelestarian lingkungan.

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.