Jakarta, www.istiqlal.or.id - Dalam rangka mendiskusikan detail teknis kolaborasi program Voice of Istiqlal, Kedutaan Amerika Serikat mengunjungi Masjid Istiqlal, pada Rabu (9/2).
"Di sini kami saling mempertemukan wawasan, dan itu sangat bagus. (Kami berdiskusi) mengenai cara menciptakan suatu masyarakat yang stabil dan cerdas, yang saling menghargai satu sama lain," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, secara langsung kepada Humas dan Media Masjid Istiqlal.

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, bersama Pihak Kedutaan Amerika, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (9/2).
KH Nasaruddin juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kedutaan Amerika Serikat khususnya bidang Atase Budaya yang membangun kerjasamanya dengan Istiqlal. "Kita akan buat program yang lebih progres karena (sebelumnya) sudah buat banyak kegiatan bersama, antara lain pembinaan Bahasa Inggris, dan media," terangnya.
Adapun Cultural Attache Emily Y. Norris juga mengapresiasi kolaborasi Istiqlal dan Kedutaan Amerika Serikat dalam program Voice of Istiqlal.

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, bersama Cultural Attache Emily Y. Norris, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (9/2).
"Kami bersyukur untuk kesempatan hari ini, insyaallah di masa depan bisa banyak melakukan program kerjasama," ungkap Norris.
Adapun terkait hal yang dapat dikerjasamakan, Norris menyebutkan bahwasanya kolaborasi yang dilangsungkan dapat digunakan untuk mendukung demokrasi antara kedua negara. "Karena antara Amerika Serikat dan Indonesia ada banyak isu-isu yang kami suka sekali untuk kerjasama di dalamnya, salah satunya tentang hubungan masyarakat dan juga untuk mendukung demokrasi antara dua negara."

Pihak Kedutaan Amerika Serikat berkeliling di Masjid Istiqlal, Rabu (9/2).
Dengan kerjasama yang sudah berlangsung itu, Norris berharap bisa berlangsung dengan progres yang baik dan teratur. "Saya berharap Istiqlal bisa melanjutkan kerjasama dengan Kedutaan Amerika Serikat khususnya di bagian kebudayaan dan bahasa serta program lainnya." (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)