Foto: Dok. Media Istiqlal

Ustaz Maulana: 'Menebar Maslahat, Menguatkan Umat' Perlu Diupayakan, Begini Lengkapnya

Administrator 16 Jun 2026 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Seorang da'i Ustaz Muh. Nur Maulana membagikan banyak ilmu demi tercapainya "Menebar Maslahat, Menguatkan Umat", dalam acara Tabligh Akbar Peaceful Muharam 1448 H, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dengan penuh keceriaan, Ustaz Maulana memaparkan prinsip, pilar, landasan, cara dan hikmah yang dipaparkan untuk menebar kemaslahatan demi menguatkan umat. Di antaranya sebagai berikut:

4 Prinsip Hidup Menerapkan Maslahat Umat

Pertama, kita perlu menghilangkan kebencian. "Kedua, jangan ada kesombongan. (Karena) tidak ada yang bisa disombongkan setiap manusia, setiap orang punya kekurangan. Maka momentum tahun baru hijriah ini mari kita memperbaiki hidup," papar Ustaz Maulana.

Ketiga, Ustaz Maulana juga berpesan agar kita senantiasa bisa menjadi rahmat yang membekaskan kebaikan di hati dan manfaat di kehidupan orang lain. "Keempat, menjadilah baik, terutama bagi orang terdekat kita karena mereka yang merasakan langsung kebaikan kita."

Lima Pilar Kehidupan yang Perlu Dijaga

Memasuki pembahasan berikutnya, Ustaz Maulana juga mengingatkan agar menhaga lima pilar kehidupan demi menghadirkan kemaslahatan.

"Jagalah lima hal ini, yaitu agama yang  terus diperbaiki kualitasnya, jiwa yang terjaga, akal yang sehat. Lindungi juga keluarga dan keturunan, dan jaga dengan baik harta karena hal itu akan dipertanggungjawabkan," pesan Ustaz Maulana.

3 Landasan Kebaikan

Adapun mengenai landasan kebaikan, Ustaz Maulana menyebutkan tiga hal, di antaranya tolong menolong, berkasih sayang, dan upaya menjadi insan yang menegakkan amar ma'ruf nahi munkar.

Cara Agar Dapat Berbuat Kebaikan

Sementara itu, dalam nasihatnya Ustaz Maulana juga berpesan beberapa cara agar kita dapat berbuat kebaikan, di antaranya meningkatkan kepedulian, menginvestasikan amal kebaikan dengan cara berwakaf dan bersedekah sehingga pahalanya dapat terus mengalir, mengajak masyarakat untuk menebar kebaikan dan mencegah kemungkaran, serta menjaga ucapan dan perbuatan.

Hikmah dari Penerapan Maslahat

Dari upaya yang telah dilakukan secara konsisten tersebut, akan membuahkan hikmah maslahat untuk diri sendiri, di antaranya:

1. Kebaikan menghindari kita dari bala (ketidakberuntungan), karena setiap kita berbuat baik maka kebaikan akan kembali tiba kepada diri kita sendiri. "Seperti saat kita menjaga diri dengan dzikir pagi dan petang. Dzikir yang dibaca akan mendatangkan kebaikan dan perlindungan Allah untuk kita. Orang yang berbuat baik menebar maslahat, hikmahnya kembali pada dirinya," papar Udtaz Maulana.

2. Kebaikan dapat memanjangkan umur, meski nantinya usia kita habis tapi kebaikan kita di dunia terus mengalirkan pahala yang bisa menjadi bekal kita di akhirat. Ustaz Maulana juga memaparkan doa yang bisa diamalkan, yaitu: 

بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا يَسُوْقُ الْخَيْرَ اِلَّا اللهِ

Bismillahi masyaAllahu laa yasuukul khoiro illallah

بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا يَصْرِفُ السُّوْءَ اِلَّا اللهِ

Bismillahi masyaAllahu laa yashrifus suu-a illallah

بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ مَا كَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللهِ

Bismillahi masyaAllahu maa kaana min ni'matin faminallah

بِسْمِ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Bismillahi masyaAllahu laa hawla walaa quwwata illa billahil 'aliyyil 'adziim

3. Kemaslahatan menjadikan kita insan terbaik menurut Rasulullah SAW, hal ini disabdakan Rasulullah SAW dalam hadist, Khairunnas anfa'uhum linnas. "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." (HR. Ahmad, Thabrani, dan Daruqutni. Hadis ini dinilai hasan oleh Syekh Al-Albani)

(FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.