Tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam cara kita berinteraksi di ruang digital. Di tengah derasnya arus informasi, setiap unggahan, komentar, maupun pesan yang kita bagikan memiliki pengaruh bagi orang lain.
Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dipahami sebagai perpindahan tempat. Lebih dari itu, hijrah adalah sebuah proses transformasi, yaitu berpindah dari keadaan yang kurang baik menuju keadaan yang lebih baik. Menurutnya, perubahan tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk cara kita menggunakan media sosial.
Beliau mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk melakukan hijrah digital. Salah satunya dengan meninggalkan toxic content yang dipenuhi energi negatif dan mulai menghadirkan konten yang memberi manfaat, menebarkan semangat, serta membawa ketenangan bagi orang lain.
Prof. Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa toxic content bukan sekadar unggahan yang tidak disukai banyak orang. Konten semacam ini dapat berupa ujaran kebencian, fitnah, hinaan, maupun komentar yang merendahkan orang lain. Jika terus disebarkan, energi negatif tersebut mampu memengaruhi cara berpikir dan perasaan seseorang, bahkan mengurangi semangat orang lain dalam menjalani kehidupan.
Karena itu, setiap pengguna media sosial memiliki tanggung jawab untuk lebih bijak dalam memilih dan membagikan informasi. Sebuah unggahan yang sederhana dapat menjadi pengingat, penyemangat, bahkan membawa manfaat bagi banyak orang apabila disampaikan dengan niat yang baik.
Hijrah tidak selalu dimulai dengan langkah yang besar. Terkadang, perubahan itu hadir dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Memilih untuk menyebarkan pesan-pesan yang menenangkan, menghindari perdebatan yang tidak perlu, serta menghadirkan konten yang bermanfaat dapat menjadi bagian dari perjalanan hijrah di era digital. Dengan begitu, media sosial bukan hanya menjadi tempat berbagi informasi, tetapi juga ruang untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan kepada sesama.
Sumber: https://www.detik.com/hikmah/dakwah/d-8393604/spirit-hijrah-dari-toxic-content-ke-positive-content
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.