Jakarta, www.istiqlal.or.id - Merupakan rangkaian program Green Istiqlal Awards, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Orbit Edutech, menyelenggarakan Webinar Serial Edukasi & Sosialisasi Kompetisi Masjid, bertajuk "Peran Masjid dalam Keberlanjutan Lingkungan", secara daring, Selasa (3/11/2026).
Webinar ini dihadirkan untuk memberikan informasi komprehensif mengenai ajang Green Istiqlal Awards—kompetisi antar masjid yang mengusung misi mulia "Olah Sampah Jadi Berkah".
Melalui acara ini, para pengurus masjid diharapkan dapat memahami bagaimana rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai pusat syiar spiritual, tetapi juga turut berperan aktif dalam mengatasi persoalan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah mandiri di area sekitar masjid.
Untuk membedah isu secara mendalam, panitia menghadirkan tokoh-tokoh kompeten sebagai narasumber, yaitu Kasubdit Kemasjidan pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama RI Nurul Badruttamam, serta Wakil Kepala Bidang Riayah Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Her Pramtama.
Pemaparan para narasumber ahli tersebut juga diharapkan mampu memotivasi lembaga keagamaan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ekologis dalam manajemen operasional masjid sehari-hari.
Dibuka secara gratis dan dapat diikuti masyarakat umum khususnya para peserta pengurus serta Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) di seluruh Indonesia yang sudah mendaftar Green Istiqlal Awards, sosialisasi ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Sekjend Kemenag RI No. 182 Tahun 2025 tentang Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa dan SE Dirjen Bimas Islam No 4 Tahun 2026 tentang Gerakan Bersih-Bersih Masjid.
"Kita berharap masjid di sekitar kita untuk all out, dan tantanga itu bisa dilakukan khususnya oleh ASN Kemenag untuk turut aktif menghidupkan aktivitas yang bermanfaat dari masjid," ujar Nurul, dalam paparannya.
Nurul menegaskan bahwa sekecil apa pun kontribusi kita dalam mengolah sampah, itu sangat bermanfaat untuk bumi. "Mari kita lestarikan alam, dari masjid kita bisa memulai. Masjid berdaya untuk lingkungan, Indonesia lestari dan aman," ajaknya.
Di samping itu, Her Pramtama juga memaparkan peran Istiqlal sebagai pusat peribadatan dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. "Dan untuk menopang kegiatan yang beragam serta besarnya atensi masyarakat, terdapat solusi dari energi, listrik dan air yang selalu diperbarui rancangannya untuk semakin memudahkan layanan Istiqlal untuk masyarakat. Seperti di antaranya penggunaan gas melon yang diharapkan bisa diperbarui oleh gas negara sehingga lebih efisien," terang Her yang akrab dipanggil Temi.
Di samping itu, Temi juga menerangkan bahwa terdapat dua sumber energi di Istiqlal yaitu panel surya yang dapat menopang kebutuhan listrik hingga 13%, serta PLN menopang kebutuhan listrik 87%. "Adapun sumber air di Istiqlal berasal dari PAM dan air tanah."
Dengan diselenggarakannya Green Istiqlal Awards, Temi juga berharap akan lebih banyak masjid-masjid di seluruh Indonesia yang termotivasi untuk mengkampanyekan pentingnya peran masjid dalam pengolahan sampah dan pelestarian alam.
Muh. Asdar
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.