Foto: Dok. Media Istiqlal

Masjid Bukan Sekadar Tempat Sholat

Admin 09 Jul 2026

Bagi sebagian orang, masjid identik dengan tempat untuk menunaikan salat berjamaah. Padahal, sejak zaman Rasulullah SAW, masjid memiliki peran yang jauh lebih luas. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga menjadi pusat pendidikan, musyawarah, hingga berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam bukunya Pemberdayaan Umat Berbasis Masjid, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi masjid yang sangat besar. Tercatat sekitar 800 ribu masjid, mushala, langgar, dan surau tersebar di berbagai daerah. Jumlah tersebut didukung oleh aset wakaf yang luas serta jamaah dengan berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pengusaha, hingga tokoh masyarakat.

Menurut beliau, potensi tersebut akan memberikan manfaat yang besar apabila dikelola dengan baik. Masjid tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga dapat menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan kegiatan sosial. Kehadiran berbagai kalangan dalam satu masjid menjadi kekuatan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Prof. Nasaruddin Umar juga mengingatkan bahwa masjid memiliki peran penting dalam menjaga persatuan umat. Dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW pernah merobohkan Masjid Dhirar karena dibangun untuk memecah belah umat. Dari peristiwa tersebut, kita belajar bahwa masjid seharusnya menjadi tempat yang mempersatukan, bukan menimbulkan perpecahan.

وَالَّذِيْنَ اتَّخَذُوْا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَّكُفْرًا وَّتَفْرِيْقًاۢ بَيْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَاِرْصَادًا لِّمَنْ حَارَبَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ مِنْ قَبْلُ ۗوَلَيَحْلِفُنَّ اِنْ اَرَدْنَآ اِلَّا الْحُسْنٰىۗ وَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَ 

Artinya: (Di antara orang-orang munafik itu) ada yang mendirikan masjid untuk menimbulkan bencana (pada orang-orang yang beriman), (menyebabkan) kekufuran, memecah belah di antara orang-orang mukmin, dan menunggu kedatangan orang-orang yang sebelumnya telah memerangi Allah dan Rasul-Nya, Mereka dengan pasti bersumpah, “Kami hanya menghendaki kebaikan.” Allah bersaksi bahwa sesungguhnya mereka itu benar-benar pendusta (dalam sumpahnya). (QS at- Taubah [9]: 107)

Melalui potensi yang dimilikinya, masjid diharapkan terus menjadi pusat kebaikan bagi masyarakat. Tidak hanya memperkuat hubungan dengan Allah SWT, tetapi juga menghadirkan manfaat melalui pendidikan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan.

Sumber: Nasaruddin Umar. Pemberdayaan Umat Berbasis Masjid.

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.