Foto: Dok. Media Istiqlal

Mahasiswa PKUMI Timba Ilmu di Georgetown University, Dalami Pemikiran Islam dan Dialog Antaragama

16 Oct 2026

Washington, D.C., 13 Oktober 2026 — Mahasiswa Program Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) memperoleh kesempatan berharga untuk menimba ilmu di Georgetown University, Amerika Serikat, pada Selasa, 13 Oktober 2026. 

Kegiatan akademik ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan keilmuan mahasiswa, khususnya dalam memahami pemikiran Islam kontemporer, hubungan Islam dan Barat, serta dinamika dialog antaragama di tingkat global.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa PKUMI didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Kabid Diklat) BPMI, Dr. Mulawarman Hannase. Kehadiran beliau menjadi bagian dari pendampingan akademik yang mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar di lingkungan perguruan tinggi internasional. 

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperkaya perspektif keilmuan sekaligus memperkuat kapasitas intelektual dalam merespons berbagai persoalan umat dan masyarakat modern.

Salah satu agenda utama kegiatan adalah memperoleh materi akademik dari Prof. Nader Hashemi, akademisi yang dikenal melalui kajian mengenai Islam, demokrasi, sekularisme, dan politik di dunia Muslim. 

Paparan materi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman tentang relasi agama dan negara, tantangan demokrasi di masyarakat Muslim, serta pentingnya membaca perkembangan pemikiran Islam dalam konteks sosial dan politik kontemporer.

Selain itu, mahasiswa PKUMI juga mengkaji pemikiran John L. Esposito, seorang sarjana terkemuka dalam studi Islam dan hubungan Islam-Barat. Pemikiran Esposito memberikan perspektif penting dalam memahami keragaman umat Islam, perkembangan gerakan Islam, serta hubungan antara dunia Muslim dan masyarakat Barat. 

Kajian ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam melihat isu-isu keislaman secara komprehensif, kritis, dan proporsional, sekaligus menghindari cara pandang yang menyederhanakan kompleksitas hubungan antarperadaban.

Pengalaman akademik lainnya diperoleh melalui pengenalan terhadap Waleed Talal Center for Muslim-Christian Understanding di Georgetown University. Pusat kajian ini berfokus pada pemahaman Islam dan hubungan Muslim-Kristen melalui penelitian, pendidikan, dan dialog lintas agama. 

Bagi mahasiswa PKUMI, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari bagaimana pendekatan akademik dan dialog dapat berkontribusi dalam membangun saling pengertian, mengurangi prasangka, serta memperkuat kehidupan bersama di tengah masyarakat yang beragam.

Kunjungan akademik ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana studi Islam dikembangkan dalam lingkungan akademik internasional. Pertemuan dengan pemikiran para akademisi dan pengalaman mengenal pusat kajian Muslim-Kristen membuka ruang refleksi mengenai peran ulama dalam menghadapi tantangan zaman. 

Ulama masa kini tidak hanya dituntut memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga perlu memahami konteks global, menguasai pendekatan interdisipliner, dan mampu membangun komunikasi yang konstruktif dengan berbagai kelompok masyarakat.

Melalui kegiatan di Georgetown University pada 13 Oktober 2026, mahasiswa PKUMI diharapkan membawa pulang wawasan dan pengalaman yang dapat memperkaya proses pendidikan kader ulama di Indonesia. 

Kegiatan ini sejalan dengan pentingnya membangun generasi ulama yang berwawasan luas, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menjembatani dialog antara tradisi keislaman dan realitas dunia modern. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan pemikiran Islam yang moderat, mendalam, dan relevan bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.